pokerepublik
pokerlounge

Maxbet  Kaskus303
Indobokepz - Indonesian Movie and Picture Community
sarana99 855Online sarang303

 

 

RumahTaruhan88 Saranapoker idr77





Alpha4D Bola54
pokerace99 togelplus
AonCash AonCash
MacauOnlineBet tglplus
pokerclub BandarJakarta
Royal188 Fairbet88
Royal188 raja303

 

Results 1 to 1 of 1
  1. #1
    Tukang Ngintip bastiands's Avatar

    Join Date: Apr 2008

    Posts: 69

    Thanks: 156

    Thanked 226 Times in 31 Posts

    Default temen kantor yang menggairahkan

    Gue cowok yang masih single. Gue kerja seruang dengan seorang cewek
    cantik. Dia atasan gue, orangnya cantik dan montok menggoda. Dia suka
    membuat kontol gue naik terus. Nggak heran dia punya hobby ngesex. Gue
    juga punya hobby yang sama. Tapi tidak semaniak dia. Hampir tiap hari
    dia ngesex dengan cowok yang disenanginya, bahkan gue sering diajak
    'Anu' sama dia. Disamping gue senang dan menikmati tubuhnya yang aduhai
    itu, gue juga tidak berani menolak perintahnya... pokoknya
    "A.I.S"-lah... itu..tuu... Asal Ibu Senang. Dan gue dijanjikan naik
    pangkat dan tentu saja gaji naik juga dong plus bonus tubuhnya yang
    montok itu.

    Dia orangnya cantik meskipun umurnya jauh diatas gue. Karena dia selalu
    suka pakai rok 'super' mini warna putih transparan. Maka gue tahu kalau
    dia tiap hari nggak pernah pakai CD. Yang gue heran ama dia, pas dia ada
    di luar ruang kerja dia selalu pakai rok biasa bahkan pernah pakai
    celana. Tapi pas ada di ruang kerja kita dia selalu pakai rok 'super'
    mini itu. Jadi kalau ada sesuatu yang dia butuhkan dia selalu minta
    tolong gue yang ngurus. Meja kerjanya yang berada di depan gue, jadi gue
    bisa melihat apa yang dikerjakannya. Tiap menit dia selalu memancing
    nafsu gue. Dia sering pura-pura lihat suasana diluar jendela, padahal
    dia ingin memeperlihatkan kemontokan pantatnya yang super montok itu.
    Lalu dia pura-pura melihat hasil kerja gue sambil dekat-dekat terus dia
    menundukkan kepalanya... lalu yah jelaslah payudaranya yang tergantung
    bebas tanpa halangan dari BH. Dia goyangkan badannya, maka bergoyanglah
    payudara itu kiri-kanan-kiri lagi... Tapi yang paling parah, dia
    pura-pura menjatuhkan bulpen di lantai, terus dia jongkok membelakangi
    gue. Pas dia nunduk, roknya tersingkap keatas jadi terlihatlah pantatnya
    yang montok putih dan memeknya yang putih kemerahan dengan bulu yang
    tampak menantang untuk dijamah. Pas dia udah ambil itu bolpoint, eh...
    dijatuhin lagi terus nungging lagi... lagi... lagi... Dia goyangin itu
    pantatnya maju-mundur, bawah-atas...lalu dia renggangkan kakinya
    sehingga memeknya yang lezat itu merekah bagai bunga 'mawar' dan begitu
    seterusnya. Hingga gue nggak tahan akan kelakuannya itu. Langsung aja
    gue deketin dia terus gue obok-obok 'anu-nya'... Dan ternyata... apa
    yang terjadi... ohhhhh...

    Dia menikmati sentuhan-sentuhan gue. Saat ini gue bekerja dengan lidah
    gue. Gue jilat sedikit kacangnya dan di "suck" agar basah. Nggak samapai
    dua menit udah tampak ada cairan bening di memeknya. Karena kontol gue
    udah nggak tahan, lalu gue masukin kontol gue ke memeknya. Dia mendesis
    - meronta - mengerang nikmat(3M) demikian juga gue. Hangat dan lembab.
    Lalu gue mula goyang kiri kanan, maju-mundur dan kadang-kadang gue
    putar. Dia bener-bener hebat, setelah gue agak pasif dalam gerakan gue
    karena udah hampir nyampe. Dia dengan perkasa menggoyang tubuhnya
    maju-mundur, kanan-kiri dan berputar dengan garang.

    Sementara gue makin berat nahan orgasme gue, akhirnya...
    "Bu boleh keluarin di dalam...?"kataku.
    "Boleh aja sayang, emang sudah hampir... ya?"katanya sambil terus
    menggenjot pantatnya maju-mundur.
    "Ya, bu"kataku.
    "Kita sama-sama ya, hmmmm....ohhh..".

    Dengan sisa tenaga gue goyang lagi sampai gue terasa enak bener karena
    orgasme gue udah sampai deket pintu helm "NAZI".
    Lalu gue peluk dia dari belakang sambil gue remes dadanya. Dan cret...
    cret... cret. cret, air mani gue muncrat didalam lubang memeknya. Dan
    diapun merintih ohh yes dan lalu mencengkeram kursi dengan erat serta
    badannya bergetar dan menegang.. Rupanya dia klimaks juga. Dengan kontol
    dan memek masih bersatu gue tetep peluk dia dari belakang.

    Dia tersenyum puas lalu melumat bibirku. Dia bilang kontolku enak banget
    sih. Dia kangen katanya kalau nggak dicoblos kontolku barang sehari.
    Nggak lama gue peluk pinggangnya kuat-kuat dari belakang sambil
    ngerintih akhhh... akhhhhgggg dan lalu di dinding memeknya kubikin
    terasa hangat karena semprotan sperma gue tadi. Nggak ke tulungan
    enaknya katanya, tapi dia harus buru-buru ngrapiin baju dan nyuci
    memeknya. Habis gituan luemes banget dan nggak bisa kerja lagi. Abis
    sambil berdiri sih.
    Enak juga lho making love di kantor. Apalagi kalau lembur jangan
    dibilang. Di meja kerja, di WC, di lift, di lantai atas gedung atau juga
    di dalam mobilnya juga bisa , rasa takut ketahuan itu selalu ada, tapi
    kenikmatannya lain dari pada yang lain, pokoknya sensasinya lain.

    Malamnya gue diajak ke pub. Setelah jam dua belas malam, gue ajak dia
    pulang. Dia kutuntun ke mobilku karena dia mulai mabuk akibat terlalu
    banyak mengkonsumsi minuman dan kuantarkan ke apartemennya. Gue bingung
    mengapa dia nggak pulang ke rumahnya sendiri... mengapa kesini. Kuantar
    sampai ke dalam kamarnya di lantai 7, gue istirahat sejenak di sofanya.
    Dia bangun dan menghampiri gue untuk mengucapkan terima kasih dan
    selamat malam... tapi tubuhnya jatuh dalam pelukan gue sehingga nafsu
    gue untuk meng'anu'nya mulai bangkit. Kuciumi dari kening, mata, hidung
    hingga mulut sensualnya disambutnya ciuman gue dengan permainan lidahnya
    yang sudah profesional.
    Lama kami berciuman dan gue mulai meremas teteknya yang agak kenyal...
    lalu kubuka resleting bajunya....kemudian kususupkan tanganku ke dalam
    behanya untuk meremas teteknya lagi dan memainkan putingnya.... sambil
    terus berciuman. Satu persatu pakaiannya jatuh ke lantai... BH... CD...
    tapi kami masih berciuman. tanganku tak tinggal diam.. meremas diatas
    sesekali
    memainkan puting dan meraba dan memainkan di bagian memeknya... oi....
    jembutnya yang menggoda.... lezatnya....

    Memeknya telah banjir akibat otot memeknya mengeluarkan cairan karena
    rangsangan dari gue... tangannya mulai membuka satu persatu pakaianku
    sampai kami berdua full bugil. Kusodok sodok jari tengahku ke dalam
    memeknya ...sssshhh..... oohhh.... gung..... please.......
    ssssshhhhh..... don't stop.......aaaaahhhhhhh....... terus jariku
    telunjukku memainkan itilnya yang mulai menegang ... sssshhhhh...
    aaahhhh....... dan dia mulai merebahkan badannya di sofa kuciumi lagi
    putingnya dan kusodok-sodok lagi memeknya dengan dua jari...
    ssssshhhhh..... aaaaahhhhhh.....ooohhhh
    my gooooodddd.......ssssshhhhhh ...... dia mulai mencari-cari kontolku
    yang sudah tegang sejak tadi.... dan mulai menghisap kontolku .....
    mulai dari kepala .... sssshhhhh ..... aaahhhh....... buuu.........
    aaaahhhhh..... ssshhhhh .... perlahan lahan mulutnya masuk dan melahap
    kontolku semuanya ssssshhhhhhh .......hhhhhmmmmmm..... kutambah jariku
    satu lagi hingga tiga yang masuk ke dalam memeknya ssssshhhhh........
    aaachhhh...... tambah satu lagi hingga hanya jempol saja yang masih di
    luar memainkan itilnya
    ....ssssshhhh.... hhhhmmm..... gue lepaskan kontolku dari mulutnya dan
    mulai kuarahkan ke bibir memeknya yang banjir..... perlahan lahan
    kudorong kontolku. ... sssshhhhh..... oooohhhhh..... honey.......
    hhhhmmmmmm..... bibir bawahnya menggigit bibir atasnya.... kuangkat
    kedua pahanya dan kusandarkan di sandaran sofa yang sebelah kiri sedang
    yang kanan kuangkat.... dan bless........ aaahhh....... sssshhhh.....
    kuayunkan perlahan lahan.....
    sssshhhhh.... ooohhh my god........ come on...... sssshhhhh.......terus
    kuayunkan hingga kupercepat ayunanku ....... sssssshhhhhhh.... buuu.....
    saya mau keluar buuu....ssshhhhh....... keluarin di dalem aja
    sayang...ohhh aaaahhhhhh...... kedua pahanya mulai dijepitkan pada
    pinggangku sambil terus menggoyangkan pantatnya sssshhhhhh......
    aaaahhh......

    Tiba-tiba dia menjerit histeris ooooooohhhhhh.......ssssshhhhhh......
    ssshhhhh......sssshhh...... ternyata dia sudah keluar...... gue terus
    menggenjot pantatku semakin cepat dan keras hingga mentok ke dasar
    memeknya sshhhhh....... aaaahhhh.... dan aaaagggggghhhhh.....
    crettttt.... crrreetttt..... ccrreeett.....kutekan pantatku hingga
    kontolku menempel dasar memeknya... dan keluarlah pejuku ke dalam liang
    memeknya
    ...... sssshhhhh... bbbbrrrrrr....... saat terakhir pejuku keluar...
    guepun lemas tetapi tidak gue cabut melainkan menaikan lagi kedua
    pahanya hingga dengan jelas gue lihat bagaimana kontolku masuk ke dalam
    memeknya yang di kelilingi oleh jembutnya yang menggoda... kubelai
    jembutnya sambil sesekali menyentuh itilnya. Ssssshhhhhh.......
    aaahhhhh.... gue mulai mengayunkan kembali kontolku..... biar agak ngilu
    gue paksakan....kapan lagi...... sssshhhhh...... aaaahhhhh.....
    hhhmmmm.... gue meminta dia untuk posisi nungging dengan tidak
    melepaskan kontolku dalam memeknya... kontolku terasa
    dipelintir oleh memeknya...... terus kugenjot lagi ....sssshhh dan......
    ssshhhhh..... dia mendorong pantatnya dan aaaachhhh... lebih cepet honey
    ......ssssshhhhh....... dia sudah keluar lagi
    Gue masih asik mengoyang pantatku sambil meremas teteknya yang dari tadi
    gue biarkan... sssshhhhh... hhhhmmmm.....aaaahhhh...... dan
    creeettttt...... creeett..... guepun menekan pantatku dan menarik
    pinggulnya hingga kontolku mentok lagi di dasar memeknya..... kami berdua
    sama lemas.....

    Dia ambil sebatang rokok... dinyalakannya dan dia hisap itu rokok....
    persis seperti saat dia menghisap kontol gue.... kami duduk dan sama
    menikmati permainan tersebut sambil dia merokok kami saling
    mengobok-obok kemaluan masing-masing..... Kuangkat tubuhnya ke tempat
    tidur....... kami tidak membereskan pakaian kami yang masih berserakan
    di lantai ruang tamu..... gue putar jam bekerja tepat pukul 5 soalnya
    gue mau pulang..... Dia mulai merapatkan matanya sambil tangannya
    merangkul dan tubuhnya yang berkeringat merapat ke tubuhku... meskipun
    udara di rungan sudah dingin tetapi tubuh kami masih berkeringat akibat
    permainan tadi....
    Pada kesempatan lain gue datang ke rumahnya nganterin surat-surat
    penting. Kebetulan siang itu dia lagi sendiri. "Oh kamu sayang... ayo
    cepet masuk...ehhmmm"katanya sambil nutup pintu. "Iya bu, saya cuma mau
    ngantar surat
    ini "kataku.

    Terus gue minta pamit pulang... tapi... "Aduh koq buru-buru amat sih...
    ibu mau minta tolong lagi... boleh khan ..."katanya manja. Lalu, matanya
    merem melek sambil lidahnya dikeluarkan, gue udah tahu pasti dia pengen
    ngentot
    lagi nich. Pokoknya udah nggak tahan deh. Langsung gue diajak dia masuk
    dan duduk di teras. Waktu itu dia pakai baju kulot putih transparan.
    Terlihat payudaranya yang montok dengan putingnya yang menyembul dari
    balik bajunya. Gue lihat dia lagi 'super' nafsu, lalu dia pancing gue
    untuk making love. Gue sih "A.I.S" saja.
    Lalu kulot dan CD dilepaskan step by step, lalu memeknya gue raba-raba,
    dan kelentitnya gue diplintir sampai dia terangsang banget. Terus baju,
    celana dan CD gue diplorotin. Lalu kita duduk di lantai teras. Dalam
    posisi duduk santai kakiku selonjor, dia sedot-sedot kontolku sampai gue
    mendesah-desah dan kontolku
    menjadi tegang dan keras. Dia kangkangi kakinya terus dia pegang
    kontolku yang udah keras sambil mengarahkan ke memeknya yang sudah basah
    dan merekah itu.

    Aduh enaknya terus dia naik turun terus sambil digoyang-goyang terus
    dikocok terus sampai kenikmatan yang tak terhingga. Rasanya dia jadi
    lemas dan capai, tapi dia berusaha tidak mau udahan. Kayaknya teriak
    tertahan, mungkin dia takut kedengaran tetangga. Dia terus naik turun
    dan gue juga ngimbangi dari bawah, terus sampai akhirnya gue dan dia
    pelukan erat-erat karena dia sudah merasa hampir klimaks, dan nggak lama
    dia pun menegang dan akhirnya sama-sama puncak dan keluar. Pokoknya
    nikmat banget, dan badan gue juga terasa lemas tak bertenaga kepinginnya
    nggak mau lepas dari tubuhnya. Tanpa pakai celana dulu dia pergi ke
    kamar mandi. Pantatnya yang montok bergoyang kanan-kiri-kanan-kiri...
    Kadang dia menundukkan tubuhnya sehingga posisinya nungging ke arah
    gue... sehingga memeknya terlihat merekah... ohhh. Gue melotot lihat
    tingkahnya begitu seronok. Ah gue cuek aja. Yang penting...
    uuueeennnaaakkk... oooiiii... Byyee...

  2. The Following 2 Users Say Thank You to bastiands For This Useful Post:


Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •