pokerlounge
Maxbet  Kaskus303
Indobokepz - Indonesian Movie and Picture Community
royalwin

 

Sundulbet

 

RumahTaruhan88 Saranapoker idr77



ZonaJudi



Bola54
Alpha4D bola24
pokerace99 togelplus
AonCash AonCash
MacauOnlineBet tglplus
pokerclub BandarJakarta
Royal188 Fairbet88
Royal188 raja303

 

Results 1 to 9 of 9
  1. #1
    Tukang Ngintip bluecorral's Avatar

    Join Date: Apr 2010

    Posts: 69

    Thanks: 26

    Thanked 132 Times in 7 Posts

    Default hahhh... ibuku seorang...???!!!??? (bagian 4)

    ************************************************** *******************************
    link bagian ke 1
    http://www.situsterlarang.net/showth...ighlight=ibuku
    ************************************************** *******************************


    ************************************************** *******************************
    link bagian ke 2
    http://www.situsterlarang.net/showth...ighlight=ibuku
    ************************************************** *******************************


    ************************************************** *******************************
    link bagian ke 3
    http://www.situsterlarang.net/showthread.php?t=317129
    ************************************************** *******************************


    hfff....
    video permainan om wawan dengan ibuku sudah selesai..., berarti, om wawan tidak sempat membuat ibuku orgasme tiga kali, yang artinya, bonus yang dijanjikan oleh ibuku, tidak terlaksana...

    apa mungkin.... lobang pantat ibuku belum pernah di masukin oleh titit om wawan... ???

    jujur, saat ini, penis aku jadi super tegang....
    bagaimana tidak tegang..., baru kali ini aku lihat memek ibuku sendiri dengan begitu jelas...

    kepalaku benar2 pusing...
    secara refleks, aku kocok2 batang penisku...
    sambil membayangkan memek ibuku, aku mengurut2 titit aku

    aku jadi membayangkan..., gimana ya, rasanya kalo titit aku ini dimasukin ke lobang memek ibuku...
    husshhh... adit.. kamu ini...
    dia itu ibu kamu...

    tidak berapa lama, tau tau, pintu kamar terbuka...

    aku kaget setengah mati, ibuku sudah ada didepan pintu kamarku...
    mengenakan daster yukensi dengan bawahan setinggi paha...

    beberapa saat, aku bengong...
    tidak menyangka sama sekali kalau ibuku masuk kedalam kamarku.
    dan kapan juga dia mengganti baju menjadi seksi seperti ini ???

    pada saat aku masih terdiam dan terpaku, ibuku berjalan pelan mendekatiku yang sedang mengocok tititku

    buru2 aku masukan kembali tititku kedalam celanaku.
    namun..., ibuku menahan tanganku... sambil tersenyum...

    "ibu... maafff... aku... aku..." suaraku mendadak parau...
    ibuku hanya tersenyum...

    "kamu sedang apa...???" tanya ibuku lembut sekali

    "anu bu.... aku... aku...."

    "sssstttt... ga usah malu... kamu lagi itu yaaa...."
    "gapapa... coli itu normal... berarti kamu udah besar..."

    "ehhhh.... ehhhhh...." lidahku benar benar kaku, ga bisa berkata apa apa

    ibuku kembali tersenyum..., lalu... aaahhhhh....
    ibuku meremas remas titit aku...

    "ibuuu... ouugghhhh...."
    "hmmmm.... udah tegang bener nih, batangnya...." komentar ibuku
    "anak ibu... udah besar ya sekarang... udah tau seks..."

    ibuku mengocok tititku dengan lembut...
    aku benar2 dibuat melayang dengan apa yang dilakukan oleh ibuku ini

    "kamu tau apa itu hubungan seks ?"
    "ennggghhh.... " aku hanya bisa menggeleng2kan kepala
    "hubungan seks itu, hubungan badan antara laki2 dan perempuan"
    "hubungan badan ??? maksud ibu ???"
    "iya..., badan si laki2 itu, menyatu dengan badan si perempuan... bersetubuh..."
    "caranya ???" tanyaku spontan

    ibuku tersenyum manis sekali...
    kedua tangannya membetulkan ikatan kepalanya

    oooohhhhh....

    pada saat itulah, aku melihat pada ketiak kiri dan kanan ibuku...
    bulu ketiak tumbuh cukup lebat

    mataku reflek melihat bulu ketiak ibuku...

    "kamu kenapa ??? kaget yaaa...."
    "ini..., om wawan suka banget kalo ibu punya bulu ketiak... katanya ibu jadi lebih seksi..."

    "maksud ibu...???" duhhhh..., aku jadi nge blank gini yaaa... pikiranku melayang ga keruan

    "iya, kata om wawan, tubuh ibu dengan payudara yang montok dan pentil yang pink kemerahan begini..."
    "akan jadi sempurna kalau dihiasi dengan pertumbuhan bulu ketiak..."

    "memangnya kenapa dengan bulu ketiak ???" tanyaku heran, karena setauku kebanyakan lelaki kurang suka dengan wanita yang mempunyai bulu ketiak

    "adittt... coba kamu perhatiin... apa yang membedakan, titit anak kecil sama titit kamu ini...???"

    oouugghhhhh.... sambil ibu berkata titit kamu ini tadi, ibu meremas titit aku...

    entah karena remasan ibu tadi ataukah aku yang memang ga tau bedanya, sehingga, aku hanya terdiam mendengar pertanyaan ibuku tadi

    "yang membedakannya adalah.... iniiii..."

    damn... ibuku sekarang meremas remas bulu jembut aku...

    "kata om wawan, ketiak ibu, kaya ketiak anak kecil aja, kalo ga ada bulunya"
    "sama seperti titit kamu ini..."

    "bu, kalau titit dewasa ada bulunya, bagaimana dengan.... memmm... mmmm... itu bu...???" agak canggung aku menyebut alat kelamin wanita terhadap ibuku

    "maksud kamu, bagaimana dengan memek wanita ? apa ada bulunya juga ???" huuffffhhhh, ibuku lancar sekali menyebut memek...

    ibuku tersenyum..., kemudian meraih tangan kananku, lalu...
    diarahkannya ke alat kelamin ibuku...

    jantungku berdegup hebat...

    sekarang, tanganku sedang menempel di celana dalam ibuku...

    "gimana dit ? coba kamu rasain...., kira kira ada bulunya ga ???"

    aku terdiam, perasaanku bercampur aduk...

    "mungkin ga begitu terasa ya..." kata ibuku pelan

    kemudian, ibuku kembali meraih tanganku... dan...
    astaga... tanganku dimasukannya kedalam celana dalam ibuku...

    ooohhhhhhhffhhhhhh....

    lebaaaaattttt..... luar biasa lebaaaaattttt....
    itulah kesan pertamaku terhadap bulu jembut ibuku....

    "bagaimana dit ???"

    aku tidak menjawab... tapi seharusnya ibu tau jawabanku melalui jari2ku yang saat ini tengah bermain di hutan jembut ibuku ini

    "trus... apa yang om lakukan sama bulu ketiak ibu kalo emang om wawan suka ???"

    "hmmm... apa yaaa.. coba tebak...." ibuku tersenyum
    "om wawan nih, biasanya, akan menjilat jilat bulu ketiak ibu, sampai bulu ketiak ibu basah kuyup...."
    "trus...????" tititku mulai berdenyut denyut...
    "setelah itu, mulut om wawan akan pindah ke payudara ibu
    "trus...????" oooeemmmjiiiii...., tititku makin berdenyut denyut... apalagi ibuku kini tengah mengocok2 ringan tititku...
    "trus... om wawan akan menjilat jilat pentil payudara ibu, sampai pentil ibu mengeras

    bibirku hanya terbuka... melenguh... "oouuggghhhh....."
    ibuku tersenyum...

    "trussss... setelah pentil ibu kenceng..., om wawan langsung mengemut ngemut dan menghisap tetek ibu..."
    "kaya kamu waktu dulu nete sama ibu aja..."

    "emang om wawan bisa nete juga bu ? kan tetek ibu ga ada air susunya ?"
    "ibu kan sekarang lagi ga netein adek bayi ??" entah benar atau tidak pertanyaanku ini

    "anak pinterrr... untuk saat ini, memang ga ada air susunya, sayang..."
    "karena ibu emang lagi ga netein adek bayi..."
    "tapi...."

    "tapi apa bu ???" aku penasaran

    "sebentar lagi...., ibu bakal punya adek bayi.... dan ibu bakal netein adek bayi...."

    aku terdiam...

    "adit sayang..., om wawan bersedia membantu ibu membuat ade bayi..."

    membuat bayi ??? segampang itukah ???

    "nanti...., om wawan akan membuat ibu hamil... trus melahirkan ade bayi.... ade kamu sayang...."

    "bukannya kalau mau punya bayi, harus menikah dulu bu ???" tanyaku

    "adit ganteng..., kalau cuma mau punya ade bayi, ga perlu menikah dulu..."
    "maksud ibu ???"
    "iya, ga perlu menikah.... tapi cukup..."
    "cukup apa bu ?"
    "hmmm... gimana yaaa.... cukup... om wawan cukup memasukan batang tititnya yang udah keras ke dalam memek ibu..."
    "trus langsung jadi ???"
    "ga langsung jadi, abis itu... om wawan harus menggenjot tititnya ke memek ibu, keluar masuk, keluar masuk..."
    "sampai memek ibu basah"
    "trus jadi ade bayi ????" duhhh... adit... pertanyaan kamu ini, bodoh sekali... ibuku pasti bakal mentertawakan aku
    "belum sayang..., setelah om wawan sudah bikin ibu puas, trus gantian, ibu yang muasin om wawan"
    "biar nanti bakal keluar sperma om wawan di dalam memek ibu..."

    "tapi bu..., kenapa ibu ga bikin ade bayinya sama bapak ???? kenapa harus sama om wawan bu ????" aku mencoba protes

    dengan santainya ibu menjawab
    "karena.... dari sekian banyak laki-laki yang sudah memasukan tititnya ke memek ibu..., ibu paling suka sama titit om wawan...."

    duuuaaaaaaaaaarrrrrrrr....
    bagai petir di siang hari bolong....
    aku kaget dengan kata2 ibu...
    dari sekian banyak laki-laki ????
    sudah berapa banyak laki-laki yang meniduri ibuku ????
    sudah berapa sperma yang masuk didalam memek ibu ????
    tubuh ibuku digilir kepada pria pria itu ????

    "lagipula...." lanjut ibuku
    "bapak kamu udah ga bisa bantu ibu bikin ade bayi lagi...."

    aku ga ngerti maksud kata kata ibu yang terakhir ini

    "bapak kamu orang lapangan, kalau keluar daerah, bisa berbulan bulan...."
    "sedangkan kamu liat sendiri sayang...."
    "ibu masih muda..., masih butuh kehangatan dan kejantanan seorang lelaki...."
    "ibu tidak tahan kalo sampai menahan berbulan bulan tidak berhubungan intim dengan lelaki..."
    "hasrat dan gairah ibu begitu besar untuk berhubungan badan dengan lelaki...."

    "maka dari itu, selama bapak kamu pergi, ibu perlu pelampiasan itu semua..."
    "ibu meminta pengertian kamu ya sayang...."

    aku diam... diam mematung melihat ibuku menjadi seperti ini...

    "adit... kamu mau bantu ibu ???"
    "bantu apa bu ?" kataku pelan
    "jangan bilang bilang sama bapak kamu ya sayang..."
    "bilang apa ?" tanyaku lagi
    "jangan bilang bilang, kalau ibu sudah tidur dengan banyak laki laki selain bapak kamu..."

    aku terdiam, bingung harus berkata apa

    tangan ibuku memeluk kepalaku...

    "adit...., ibu tau kok..., kamu ngintip ibu dikamar, waktu ibu lagi ditiduri oleh om wawan "
    "trus..., kamu juga liat waktu ibu sedang menikmati indahnya dunia bersama om wawan di ruang tengah..."

    waduhhhh... ko bisa ibu tau ya ???
    "anu bu.. aku...ehhh... anu..."
    "sudahlah..., gapapa..., kamu sudah besar, sudah boleh mengetahuinya...."

    "adit...., kalau kamu bantu ibu, ga bilang ke bapak kamu...."
    "ibu punya hadiah spesial buat kamu"

    wahhh... apa nih..., hadiah ? ibu mau ngasih aku laptop ???
    karena memang sudah lama aku pingin punya laptop sendiri, ga enak, kalau harus minjam terus sama tono

    ibuku tersenyum....
    lalu berjalan dengan pelan ke arah ranjangku
    kemudian, ibu rebahan diatas ranjang
    sungguh pemandangan yang tidak kusangka
    ibu menarik keatas dasternya, sehingga terlihatlah celana dalemnya
    kedua tangan ibuku berada di sisi kiri dan kanan celana dalam ibuku
    dan kemudian..., ibuku menurunkan pelan pelan celana dalamnya...

    ohhhhh... kontan libidoku semakin naik...
    apalagi saat ibu, merenggangkan kedua pahanya...
    nampak dengan jelas... memek ibuku yang penuh dengan bulu jembut yang lebat, terlihat begitu merangsang...
    tidak hanya itu..., ibu pun melepas bh nya...
    sehingga saat ini, walaupun ibu masih mengenakan daster, namun bisa dipastikan kalau ibu tidak mengenakan daleman

    "adit... kesini sayang...." panggil ibuku dengan lembut

    apa maksud ibu dengan rebahan di ranjang ?
    apa ini yang dimaksud ibu dengan hadiah spesial ?

    aku menghampiri ibuku, dengan duduk di tepi ranjang
    ibuku mendekat kepadaku, mengelus ngelus pahaku

    tanganku diarahkannya ke bagian dada ibu

    ohhhh shiiittt.... benar benar besar payudara ibuku ini, telapak tanganku serasa full memegangnya
    sewaktu aku meraba rabanya, terasa sekali pentil ibuku yang sudah tegang

    pikiranku benar2 melayang...
    adit... kamu ini apa-apaan... dia itu ibu kamu...
    ahhh, gapapa juga, toh ibu sendiri yang menawarkan diri...
    kamu tega adit, bagaimana kalau akhirnya kamu bakal menyetubuhi ibu kamu sendiri ???
    arrgggghhhhh....
    pusing aku....

    ibuku tersenyum manis...

    "pentil ibu udah tegang sayang.... tapi memek ibu belum basah...."
    "bagaimana caranya biar basah, bu ???"
    "ikuti saja naluri kamu terhadap wanita...."

    iyaaahhhh, kata-kata itu...
    seperti membiusku untuk melakukan hal yang lebih jauh...

    bagaikan tanpa terkendali,
    tanganku ku geser ke arah memek ibu
    seperti memberikan jalan, paha ibuku dibuka agak melebar, sehingga tanganku dengan mudahnya mengelus2 memek ibuku...

    hhhmmmm..., memang masih kering....
    kucoba menggelitik-gelitik belahannya...

    "ehhhmmmm... iya... disitu sayang.... coba kamu ekplor lagi...."

    dibagian atas, ada yang kecil2 agak keras..., kucoba gesek2an jari aku di bagian itu...

    "ouuuggghhhhhh...." ibu melenguh saat ku mainkan bagian itu

    "itu itil.. sayang..., enak banget kalo di.... ooouugghhhhh...." ibu melenguh lagi
    "coba kamu masukin jari kamu ke lobang memek ibu sayang..."
    "uuuhhhhh.... oohhhhh.... yaaaaa.... hhhoossshhhh... oouggghhhhhh...."

    lenguhan dan desahan ibu, bikin tititku ngaceng...

    ibu membisikan sesuatu di telingaku " adit.... jilat memek ibu dong sayang...."

    jilat ??? aku kan belum pernah ngejilat memek...
    kaya apa rasanya yaaa...
    agak ragu aku, memenuhi keinginan ibuku...

    "pleaseeee.... sayang.... ibu jadi kepengen nihhhh...."
    "kepengen apa bu ? kepengen dijilat ???" tanyaku
    "kepengen merasakan kejantanan kamu sayang...."

    ibu terlentang pasrah... dengan mata sayu, ibu perlahan melepas dasternya....

    dari bulu jembut..., naik ke puser..., trus ke bagian bawah tetek...
    naik lagi ke atas...
    ke leher...
    kepala...
    dan....

    sekarang...., ibuku sudah telanjang bulat terlentang dihadapanku...

    bodi kuning langsat..., mulussss... seperti siap untuk kunikmati....

    kuraba-raba betis ibuku....

    "adit.... jangan pake tangan.... pake lidah...."
    "kamu bebas menjilat seluruh tubuh ibu, sayang...."
    "tapi sebelum itu, kamu lepas seluruh pakaian kamu dit..."

    tanpa banyak buang waktu, kulepas semua pakaian yang ada ditubuhku...
    sejenak ibu terdiam melihat aku telah telanjang bulat...

    pelan-pelan... kujilat bagian betis ibuku... centi demi centi, tidak terlepas lidahku dari tubuh ibuku ini
    naik ke atas, ke bagian dalam paha ibuku...

    "ouggghhhhh..."
    tangan ibuku seperti mencari sesuatu...
    kepalaku di genggam oleh kedua tangan ibuku...

    ada bau aroma aneh yang masuk kedalam hidungku, saat aku mulai menjilati paha dalam yang dekat dengan lubang memek ibu
    sejenak kudiam saat lidahku mendekati lubang memek ibuku

    "kenapa sayang... bulu jembutnya terlalu lebat ya..."
    "kasiannn... kamu jadi susah yaaa..."

    sedikit, ku tempelkan lidahku di bibir memek ibuku

    hhffffsss.... asin.... aneh rasanya....

    aku bener-bener bingung harus ngapain....
    dasar adit bodoh..., pikirku...
    agak lama aku terdiam dengan posisi seperti ini
    sedangkan, aroma yang agak amis, keluar dari s*****kangan ibuku...

    ibuku tersenyum, lalu meraih alat kelaminnya dengan kedua tangannya.
    kemudian, seperti membuka bibir memeknya

    "adit..., ibu bantu nih, kamu jilat itil ibu sayang..."

    itil ??? itil yang mana yaaa... pikirku....

    jari telunjuk ibu menggesek-gesek bagian yang agak panjang...

    "ini namanya itil sayang...., kamu jilat dong..., pake lidah kamu..."

    pelan-pelan aku coba jilat bagian yang ibu tunjuk...
    hmmmm, asin memang... bener-bener aneh terasa dilidahku...

    "ouughhhh..." ibuku melenguh kecil, saat aku emut itilnya

    tangan ibuku menekan kepalaku kearah memeknya...

    "lubangnya sayang... coba kamu masukin lidah kamu..."
    "ougghhhh.... yaaahhhh.... agak dikerasin sayang lidahnya... ougghhsssshhhh...." jeritan2 kecil ibuku yang terus terang, semakin membikin gairahku naik

    tidak berapa lama, terasa memek ibuku semakin basah, entah basah oleh ludahku atau itu memang cairan yang keluar dari memek ibuku...
    aku coba eksplor lebih jauh, kali ini dengan menggunakan jariku...
    aku ingin memasukan jariku kedalam memek ibuku...

    "ssstttt... jangan pakai jari sayang...." ibuku mencegahku saat ujung jariku hendak memasuki lubang memeknya
    "kenapa bu ???"

    ibuku hanya tersenyum kecil mendengar pertanyaanku.

    aku diminta bangun, dengan bertumpu pada lututku di atas ranjang...

    "coba renggangkan paha kamu dit...." pinta ibuku

    lalu badan ibuku masuk diantara pahaku...
    dan sekarang, kepala ibu sudah ada di depan tititku

    "mau apa ibu ???" tanyaku, yang hanya dijawab dengan "sudahhh... nikmatin ajaaahhhh...."

    ibuku menggenggam tititku...
    lalu...

    leeeppppp... tititku diemutnya... dimasukan ke dalam mulutnya....

    aaaahhhhhh.... sensasi yang baru aku alami...
    nikmat sekali....

    mulut ibuku menjadi monyong, saat asik mengulum tititku
    maju mundurrr.... keluar masukkk...

    rasanya..??? gimana yaaa... agak sulit aku ungkapkan disini, yang jelas, berasa nikmat sekali saat bibir ibuku menggesek gesek lingkar kepala titit aku

    ibuku melepas kulumannya, lalu menjulurkan lidahnya...
    lalu menjilat batang tititku, mulai dari pangkal sampai ujung kepala tititnya

    "bagaimana sayang....??? enaakkk ???"
    aku hanya terdiam, dengan kepala mengangguk

    "kalau kamu janji, tidak bilang sama bapak kamu apa yang sudah ibu perbuat sama om wawan... kamu bakal ngerasain yang lebih nikmat dari ini..."

    ibuku mendorong tubuhku agak ke belakang, sehingga pantatku sekarang berada di atas paha ibuku
    ibuku melebarkan pahanya sehingga terlihatnya lubang itu beserta dengan hutan belantaranya...

    "ini sayang..., hadiah buat kamu..."
    "kamu boleh ngentot sama ibu...."
    astagaaa.... ibuku dengan tanpa canggung menggunakan kata ngentot terhadap aku, anaknya....

    "coba kamu masukin sayang...."

    aku coba arahkan tititku ke memek ibuku

    ahhhhh,,, ga masuk... meleset...
    ihhhh,,, ga masuk lagi...
    uhhhh,,, susah amat yaaa.. dasar kamu adit, bener2 cupu... masukin ini aja ga bisa bisa

    "sini sayang..." ibuku coba membantu dengan memegang tititku untuk diarahkan menuju sasarannya

    kepala tititku sudah ada didepan lubang memeknya

    "coba dorong sayang...."
    "pantat kamu dorong ke depan...."
    "uuuggghhhhh...." kucoba mendorong pantatku...
    belom masuk..., kucoba lagi...
    "aggghhhhh.... sepertinya masuk kepala tititnya

    ibuku meraba2 batang tititku...

    "hmmm... batangnya masih kering sayang...."
    "coba kamu telentang..."

    akhirnya aku pada posisi telentang...
    sedangkan posisi ibuku agak setengah nungging diantara kedua pahaku..

    kemudian, kepala ibuku turun dannn....

    oouuggghhhhh.... mengulum tititku...

    dengan mulut yang kembali agak monyong, ibu asik mengulum tititku naik turun...

    slurpppp....sluooopppp...surprpppp....

    terdengar bunyi yang keluar ditengah2 aksi ibuku itu

    sesekali kulumannya diselingi dengan jilatan jilatan di batang tititku...
    biji tititku juga tidak ketinggalan, dijilatnya habis centi demi centi

    arrhghghhhhh... mataku terpejam... menikmati sensasi yang diberikan oleh ibuku

    tidak sampai situ saja, aku diminta membuka pahaku lebar lebar..., dan kemudian, muka ibuku turun kearah bawah...

    "oosshhhhsssshhhhss..." terikan pertamaku keluar...

    refleks saat ibuku menjilat.... yaahhh... menjilat lubang pantat aku....

    saat itulah, aku seperti terbang melayang....
    lidah ibuku sangat lincah bermain2 di sekitar lubang pantatku...

    sesaat kemudian, ibuku kembali asik mengulum2 tititku...

    "ohhhsshiissss.... tititku bener2 cenut2 sekarang... seperti ada yang mau keluar...."
    "ibuuu... aku sepertinyaaa.... adaaaa yang mauuu... keluuuaahhhhhhhhhhhhgggsshhhh...."

    "sabar sayang... tahan dulu yaaah, kita belum ke permainan intinya nih..." kata ibuku
    "oosshhhhsss.... buuu... ohssshhhhggghhhhssss.... "

    ibuku ambil posisi baru, kali ini pantatnya berada diatas tititku....
    kulihat ibu meludahi tangannya...
    kemudian ludahnya itu dioleskannya di memeknya, entah apa maksudnya....

    tititku sekarang digenggamnya, lalu...
    kepalanya diarahkan ke dalam lubang memeknya...
    pantat ibuku menekan ke bawah...

    aaaggghhhhh.... sepertinya setengah batang tititku telah masuk...
    pantat ibu ditarik kembali ke atas, lalu ditekannya kembali ke bawah....

    oooggghhhhhssss.... masih setengah batangnya...
    ibuku kembali meludah, dan ludahnya dioleskan kembali ke batang tititku....
    aneh, pikirku... kenapa pake ludah....

    ditarik kembali pantat ibuku kearah atas, dan kali ini dengan tekanan yang lebih kuat...
    ibuku kembali menekan kebawah....

    oaaaggaahhhhhssss...... aku teriak.....
    full... yaaa... sekarang... sudah full seluruh batang tititku masuk kedalam memek ibuku....

    ibuku terdiam..., memandangku...

    "gimana sayang...??? enakkkk....???"
    "anget buuu.... anget bangeeettt...."

    "tapi buuuu..., kenapa ga pake...???"
    "kondom ??? "tanya ibuku kembali

    tiba tiba, ibuku merebahkan tubuhnya diatas badanku.
    lalu mengarahkan teteknya ke mulutku.

    "diemut sayang...."

    tanpa basa basi, mulutku sudah penuh terisi oleh payudara ibu.

    "gimana ??? ada air susunya ???" tanya ibuku...
    pertanyaan ibu yang tidak kujawab, karena keasikanku pada mainan baruku ini

    "kamu mau ada air susunya ???"
    kali ini aku menggangukan kepala

    "itulah makanya, kita ga usah pake kondom..."
    "buat ibu hamil sayang..., nanti kamu juga bisa nyedot air susu ibu..."

    pantat ibu kembali bergoyang..., naek turun...

    ohhhssshhhssss...
    bener bener nikmat sekali rasanya...
    pantas saja om wawan dan para lelaki itu, antri ingin meniduri ibuku ini


    "oohhhhh diittttt...." sepertinya ibuku juga sudah mulai on dengan gayanya...

    sesaat kemudian, bibir ibuku mendarat di atas bibirku...
    ibu menciumi bibirku...
    kucoba membalas ciuman ibuku...
    bibir kami saling beradu...

    "buka sedikit bibir kamu sayang..." pinta ibuku

    dan sllrrrppp....

    lidah ibuku kini bermain main liar didalam mulutku
    tidak mau kalah set, kucoba bermain main dengan lidah ibuku...

    jadilah... saat ini tidak hanya bibir kami yang bermain
    tapi lidah kami juga asik masyuk bergelut
    kedua tanganku memegang kepala ibuku, seolah tidak ingin melepas lumatan nikmat bibirnya

    pantat ibuku semakin kencang memompa...

    ohhhhhhssshhsss.... erangan demi erangan silih berganti keluar dari mulut kami...

    tititku seakan mau meledakan sesuatu....
    ohhhh... yaaaaa... seperti sudah diujung...

    "ibuuu... akuuu... aaagghhhh....."
    "tahan sebentar adit...., ibu masih enak nih...."

    tanganku memeluk pinggang ibuku erat2...
    meremas remas pantat ibuku yang memang kenyal...

    "ibuuu... aku sudah ga tahaaaannnn... aku mauuuu...."
    rasa itu semakin memuncak... semakin diujung... seakan mau meledak...

    "tahaaannnn dittt... tahannn duluuuu..."

    aaarrrrrrrrrggggghhhhhhhhhhhssshtttttttttssssss... ......

    beberapa detik aku seperti kehilangan kesadaran..., jiwaku seakan melayang....
    yang kurasakan hanya, pantatku seperti menghentak hentak hebat....
    separuh nyawaku seakan hilang...

    oooggghhhhhsss....

    sesaat kemudian, mungkin hanya satu kata yang menggambarkan keadaanku sekarang ini....

    lemaaassss.....


    *****************************
    * di papua ada cendrawasih *
    * jangan lupa klik terima kasih *
    *****************************

  2. The Following 10 Users Say Thank You to bluecorral For This Useful Post:


  3. #2
    Party Animal zeus21's Avatar

    Join Date: Jun 2011

    Location: in your fucking girlfiriend's vagina.

    Posts: 771

    Thanks: 151

    Thanked 966 Times in 41 Posts

    Default

    waduh ibunya mabok, man.. anak sendiri diembat..
    Nobody's perfect

    but everybody's deserve to received THANKS...

    KLIK MAKACIH...

  4. #3
    Virgin p2nkkh's Avatar

    Join Date: Mar 2011

    Posts: 36

    Thanks: 21

    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    ujung2nya si ank ikutan jga
    ad lanjutannya ga neh

  5. #4
    Tukang Ngintip Jahanam86's Avatar

    Join Date: Oct 2010

    Posts: 76

    Thanks: 48

    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    Hmm. Saya paling doyan cerita2 beginian. Ente punya bakat. Lanjutkan!

  6. #5
    Tukang Ngintip laguceria's Avatar

    Join Date: Jul 2011

    Posts: 57

    Thanks: 1

    Thanked 2 Times in 2 Posts

    Thumbs up

    SUMPAH GAN INI THREAD YG AKU TUNGGUIN
    YG KE 5 ADA KAH ?

  7. #6
    Tukang Ngintip unyil_botak's Avatar

    Join Date: Dec 2010

    Posts: 137

    Thanks: 58

    Thanked 7 Times in 2 Posts

    Default

    akhirnya ibunya digarap jg ehehhehehhehehehehhehe

  8. #7
    Tukang Ngintip kevo's Avatar

    Join Date: May 2010

    Posts: 147

    Thanks: 95

    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default


  9. #8
    Penjahat Kelamin TheAlfonso's Avatar

    Join Date: Feb 2011

    Location: dunia maya

    Posts: 1,605

    Thanks: 488

    Thanked 186 Times in 40 Posts

    Default

    mama edan....tp lanjutkan lagi ya

  10. #9
    Virgin qoplox's Avatar

    Join Date: Feb 2012

    Posts: 12

    Thanks: 0

    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default


    mantap criatnya...

    lagi dong om..


Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •