Maxbet  Ad
Indobokepz - Indonesian Movie and Picture Community

KlikJudi

AonCash AonCash
MacauOnlineBet tglplus
pokerclub BandarJakarta
Royal188 Fairbet88
Royal188 raja303

 

Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 10 of 12
  1. #1
    Virgin qiyam jawad's Avatar

    Join Date: Jan 2011

    Posts: 2

    Thanks: 0

    Thanked 3 Times in 1 Post

    Default (CERBUNG) incest: aku dan ibuku

    ini posting pertama
    semoga suka...


    Nama saya bimbo dan saya di Jakarta . umurku 28 tahun. Aku tinggal bersama ayah ku johan 48 tahun dan nita saat ini Ibuku berusia 45 tahun dan aku punya saudara perempuan yang menikah. Ayahku seorang pengusaha sukses dan ibuku seorang ibu rumah tangga yang baik.
    aku menceritakan kehidupanku ketika aku berumur sebelas tahun, Kami sekeluarga tinggal di sebuah rumah mewah di Jakarta. Rumah kami sangat besar, memiliki ruang tamu besar dan 4 kamar tidur di lantai dasar dan dua kamar tidur di lantai pertama. Kami juga memiliki taman kecil di halaman depan maupun di halaman belakang. Di sisi depan kita telah menanam bunga-bunga dan di halaman belakang kami memiliki beberapa pohon buah. Taman belakang juga digunakan untuk untuk menanam beberapa sayuran musiman seperti , tomat, cabe,bayam dll.
    Sebagai seorang pengusaha ayah sangat sibuk degan bisnis-bisnis keluarga, jarang sekali ia berada di rumah, sedangkan kakak perempuanku pada saat itu telah menjadi seorang remaja dewasa yang sering keluyuran, pulang malam. Ibuku seolah tidak dapat berbuat apa-apa.
    Aku sangat disayang oleh ibuku, sehingga aku tumbuh menjadi anak yang sangat manja, sampai umur 10 tahun aku masih tidur dengan ayah dan ibuku.

    AWAL KISAH
    Malam itu malam sabtu, sangat kuat dalam ingatanku, malam itu seperti biasa aku tidur dengan ayah dan ibuku, aku tidur di pinggir kiri yakni disebelah ibuku, ibuku di tenggah sedangkan ayahku di pinggir sebelah kanan, karena kelelahan bermain disiang hari setelah sepulang sekolah, aku tertidur dengan cepat. Entah telah berapa lama aku tertidur, tiba-tiba saja aku terbangun karena samar-samar aku mendengar suara yang sangat aneh, seolah-olah suara erangan kesakitan, karena takut aku tidak berani langsung membuka mata, beberapa menit kemudian suara tersebut masih saja terdengar, aku kenal suara itu, itu suara ibuku, dengan perlahan-lahan kubuka mataku, “”tek”” aku melihat ibuku dengan tanpa selembar benangpun sedang bergoyang-goyang diatas ayahku sambil memejamkan mata dengan desisan-desian keluar dari mulutnya.
    Dengan terlongo-longo dan mata terbelalak aku melihat adengan ini, namun aku tidak terlalu mengerti apa yang mereka lakukan, tetapi entah apa yang menuntunku, pandanganku tidak pernah beralih dari mereka, tiba-tiba ayah bangkit sambil memeluk ibu, reflek saja aku memejamkan mataku dan pura-pura tertidur seolah aku takut ketahuan karena melihat mereka dan perbutanku merupakan suatu kesalahan, padahal aku pernah tahu apa yang mereka lakukan.
    Terdengar ayahku berkata “ yang , sekarang kamu di bawah” . tidak terdengar jawaban dari ibu akan tetapi aku mendengar kalau mereka seolah bertukar tempat. Kemudian kembali terdengar erangan dari ibu dan dengusan nafas memburu ayah. Dengan perlahan-lahan kembali kuberanikan membuka mataku, terlihatlah sambil menindih ibu ayah menciumi mulut ibu dengan ganasnya, terlihat olehku bibir mereka saling berpangutan sedangkan punggung ayah tidak pernah berhenti bergerak. Tiba-tiba terdengar jeritan agak keras dari ibu, kulihat tubuhnya mengejang dan mengelepar terliahat gundukan di dada ibu yang sangat besar itu ikut mengejang. Ayah berhenti bergerak, diam, dengan nafas engos-engosan. Beberapa menit kemudian, ayah bangkit berdiri, kemudian ayah maju kedepan dan jongkok dimuka ibu, tanpa berkata apa-apa ia sodorkan tititnya kemulut ibu, Aku terkejut dan menahan nafas, titit ayah masuk ke mulut ibu yang terbuka seolah menerima pisang.ibu kemudian mengisap titit ayah .”Iahh” kataku dalam hati, aku merasa agak jijik tititkan tempat kencing, pikirku, ibu mengisap titit ayah seolah sedang mengemut permen lolipop. Ayah dengan mata terpejam dengan ekspresi yang tak dapat kugambarkan mendesah-desah. Kemudian dengan satu hentakan keras ayah mencabut tititnya keluar dan terlihatlah keluar memancar air putih seperti lem yang keluar dari titit ayah membasahi wajah ibu. Setelah terdiam beberapa saat terlihat aya mengecup dahi ibu sambil mengucapkan terima kasih. Dengan terlihat kelelahan baik ibu dan ayah kembali berpakaian dan kembali tidur. Aku terus saja memikirkan apa yang sebenarnya terjadi, mataku terpejam tapi pikirannku entah melayang kemana. Entah akupun tidak ingat apa-apa lagi, aku terlelap…

    bersambung
    Last edited by qiyam jawad; 06-21-2012 at 10:27 AM.

  2. The Following 3 Users Say Thank You to qiyam jawad For This Useful Post:


  3. #2
    Tukang Ngintip debo0901's Avatar

    Join Date: May 2011

    Posts: 132

    Thanks: 123

    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    lanjut om. dah tegang nii

  4. #3
    Virgin qiyam jawad's Avatar

    Join Date: Jan 2011

    Posts: 2

    Thanks: 0

    Thanked 3 Times in 1 Post

    Default

    CAHPTER 1
    Tanpa terasa waktu terus berjalan, satu tahunpun telah berlalu dengan cepat, entah telah berapa puluh kali kusaksikan permainan ayah dan ibu, sekarang umurku sudah memasuki 12 tahun akan tetapi aku merasa pertumbuhanku sangatlah lamban, tidak seperti teman-temanku yang lain yang tumbuh dengan cepat, badanku seolah tetap seperti biasa tanpa perubahan sedikitpun, wajahku tetap saja imut-imut, begitu menurut teman-temanku, hanya saja satu hal yang tak dapat ku pahami, kemaluanku tumbuh dengan pesatnya, hampir menyamai milik ayah, hal ini mungkin karena setiap kali aku menyaksikan permainan ayah dan ibu aku selalu memegang kemaluanku. aku anak yang sangat manja, tidak memiliki banyak teman dan cendrung pendiam, apa-apa selalu saja ibu, dari A sampai Z selalu saja ibu yang mengurusi kebutuhanku, pernah beberapa kali ingin kutanyakan tentang adengan yang kusaksikan antara ayah dan ibu kepada beberapa orang temanku, tetapi aku merasa malu dan tidak berani akhirnya masalah ini kupendam sendiri.
    Hari ini hari senin, hari pertama ku masuk ke SMP yang agak jauh dari rumahku, hari pertama aku langsung diantar oleh ibuku, yah begitulah aku bertemu dengan orang-orang baru, berkenalan berjabat tangan, tetapi aku merasa sangat minder karena aku paling pendek hanya sebahu dari teman-teman baruku, sudah beberapa kali aku dibawa oleh ibuku ke dokter mengenai masalah ini, akan tetapi menurut hasil pemeriksaan aku normal-normal saja.
    Beberapa waktu ini ketika aku memperhatikan ibuku ia terlihat sering muntah-muntah, badannya juga mulai berubah terlihat agak gemukan, aku khawatir terjadi apa-apa pada ibuku, ketika kutanyakan , ibu menjawab ia baik-baik saja ,katanya nanti aku bakal punya adik lagi, aku terkejut karena gembira. Waktu terus berlanjut perut ibu semakin besar saja, mungkin sudah 8 bulan, ayahpun semakin sibuk dengan pekerjaannya, kakak perempuanku semakin jarang berada di rumah ia selalu bermain dengan teman-temannya.
    siang itu aku baru pulang dari sekolah, aku terus memanggil ibu tetapi tidak ada jawaban, aku langsung kekamar ibu tetapi ia tidak kutemukan, karena lapar langsung aku pergi ke dapur, tetapi aku sangat terkejut ketik aku melihat ibuku tergeletak pingsan di dapur, kulihat ada darah di pahanya, karena panic aku berteriak minta tolong sekencang-kencangnya sambil keluar rumah, akhirnya para tetangga berdatangan, ibuku langsung dibawa ke rumah sakit, ternyata ibu terpeleset dan pendarahan ibu berhasil diselamatkan tetapi calon adikku tidak tertolong akibat terjadi benturan di perut.
    Musibah selalu datang silih berganti menimpa keluarga kami, ayahku ketika mendengar kejadian yang menimpa ibu, ia langsuang pulang ke Jakarta padahal saat itu ia sedang berada di singapure Karena sedang ada kunjungan kerja. Akan tetapi malang tak dapat ditolak pesawat yang dinaiki oleh ayah jatuh di daerah laut di batam karena tiba-tiba mesin pesawat mati, sampai badan pesawatpun lenyap ditelan lautan, ayah ku hilang tanpa dikethui hidup matinya, ibuku keguguran dan terbaring dirumah sakit, kakak perempuanku saat ini entah ada dimana, mungkin sedang teler, sedangkan aku hanya bisa menangis tersedu-sedu di samping ibu, ketika aku mendapat kabar tentang jatuhnya pesawat yang di tumpangi oleh ayah oleh seorang pamanku, ibuku baru saja sadar, ia sangat sedih ketika mendengar cabang bayinya tidak bisa diselamatkan, aku diwanti-wanti oleh pamanku unntuk jangan terlebih dahulu menyampaikan berita tentang jatuhnya pesawat yang ditumpangi oleh ayah, karena takut nantinya ibu bisa stress dan gila. Dua hari berlalu ibuku sudah mulai kembali kekesadarannya, ia langsung menanyakan apakah ayah sudah datang, aku tidak berani berbohong, aku menceritakan tentang jatuhnya pesawat yang ditumpangi ayah, ketika mendengar hal tersebut ibuku lasung jatuh pingsan, aku panik dan berterik memanggil perawat, perawat datang memeriksa ibu, kata perawat aku harus tenang karena ibuku baik-baik saja hanya terkejut saja.
    2 bulan sejak kejadian itu, keluarga kami kembali seperti biasa walaupun masih terlihat jejak-jenak kesedihan. Ibuku sudah bisa menerima kejadian ini, ibuku sadar bahwa ia sekarang adalah tumpuan hidup kami, ia sekarang sudah bisa tersenyum kembali walaupun ia agak terlihat pendiam.
    Lagi-lagi hidup kami harus mengalami goncangan, tiba-tiba datang polisi ke rumah kami mengabarkan bahwa kakak perempuanku ditangkap karena memakai narkoba bersama-teman-temannya. Ibuku berusaha tegar mendengar hal tersebut. Setelah melalui proses yang lumayan membuat kepala pusing akhirnya kakakku tidak ditahan di penjara akan tetapi ia masuk panti rehabilitasi agar ia bisa mengobati ketergantungannya terhadap narkoba.
    Ibuku benar-benar perempuan hebat dan tegar, sekarang ialah yang menjadi ayah sekaligus ibu bagiku, setelah kehilangan ayah, kehilangan cabang bayi, dan kakakku di panti rehab perhatian ibu semuanya tertuju kepadaku, aku sangat dimanja lebih-lebih dari sebelumnya, aku bahkan seolah menjadi anak bayi kembali, mungkin ini dampak dari ia keguguran waktu itu, ia sangat mengharapkan bisa memiliki seorang bayi, sehingga aku dianggap seolah-olah seorang bayi, mau makan aku disuapi, mau tidur aku di nina bobo’ kan, mau mandi aku dimandikan. Akan tetapi ada kejadian yang mungkin harus aku ceritakan, ketika pertama ibu memadikanku, tatkala ia melepas pakaianku terlihat ia agak terkejut dan menjerit kecil tertahan, rupanya ia agak kaget ketika melihat kemaluanku yang sudah cukup lumyan besar. Tetapi ia terus saja dan memandikanku, ia menyabuni seluruh badanku entah sengaja atau tidak ia beberapa kali memegang kemaluanku, karena belum mengerti akupun tidak mempunyai pikiran apa-apa, tetapi ada rasa berdesir dalam aliran darahku, setelah selasai ibupun mengeringkan badanku dengan handuk dan membawaku ke kamar serta memakaikan pakaian kepadaku, pada saat memakaikan celana dalam ia kembali tanpa sengaja menyengggol kemaluanku. “Baby boo” begitulah panggilan sayang ibuku kepadaku.

  5. #4
    Tukang Ngintip unic's Avatar

    Join Date: Mar 2009

    Posts: 70

    Thanks: 46

    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    lanjut lg dong

  6. #5
    Moderator GENDHOET's Avatar

    Join Date: Jul 2008

    Location: IBZ Crew

    Posts: 1,223

    Thanks: 176

    Thanked 9,801 Times in 627 Posts

    Default

    lanjutin dong bro... nanggung nih
    HIDUP INI INDAH TINGGAL BAGAIMANA KITA MENIKMATINYA


  7. #6
    Penjahat Kelamin TheAlfonso's Avatar

    Join Date: Feb 2011

    Location: dunia maya

    Posts: 1,593

    Thanks: 486

    Thanked 186 Times in 40 Posts

    Default

    lanjutin dong......mantap ne cerita

  8. #7
    Virgin josir2806's Avatar

    Join Date: Dec 2009

    Posts: 44

    Thanks: 9

    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    lanjuuuuttt,, pengen tau kelanjutannyaa,,

  9. #8
    Tukang Ngintip debo0901's Avatar

    Join Date: May 2011

    Posts: 132

    Thanks: 123

    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    next sambungannya gan

  10. #9
    Virgin yanto12's Avatar

    Join Date: Nov 2009

    Posts: 1

    Thanks: 0

    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Default

    lanjuuuuttt

  11. #10
    Virgin dani_1850's Avatar

    Join Date: Feb 2009

    Posts: 48

    Thanks: 3

    Thanked 4 Times in 1 Post

    Default

    mana om lanjutannya

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •